Jelang Ritual Banyu Pinaruh, Yayasan Bhakti Yoga Dharma Rampungkan Persiapan di Pantai Abian Kapas

Pengurus dan anggota Yayasan Bhakti Yoga Dharma melaksanakan gotong royong di Pantai Abian Kapas pada Sabtu (4/4), sehari menjelang hari suci Banyu Pinaruh. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana upakara. Dalam kesempatan tersebut, Anggota DPRD Tabanan, I Made Muskadana, S.Sos., turut hadir dan berbaur langsung dengan semeton yayasan yang sedang ngayah.

TABANAN, Bhaktiyogadharma.com – Sehari menjelang hari suci Banyu Pinaruh, pengurus dan anggota Yayasan Bhakti Yoga Dharma mengintensifkan persiapan sarana prasarana di pesisir Pantai Abian Kapas, Desa Beraban, Kecamatan Selemadeg Timur. Aksi gotong royong atau ngayah ini digelar pada Sabtu (4/4/2026) guna memastikan kelancaran upacara penglukatan massal yang akan dilaksanakan esok hari.

Kegiatan persiapan difokuskan pada pembangunan infrastruktur temporer untuk mendukung kenyamanan umat. Para anggota yayasan tampak bahu-membahu mendirikan tenda peneduh, menata meja pendaftaran, hingga membangun bale pemujan yang akan menjadi pusat pemujaan utama selama prosesi ritual berlangsung.

Langkah antisipatif ini diambil mengingat antusiasme krama untuk melakukan pembersihan diri (penglukatan) di pantai biasanya meningkat tajam saat Banyu Pinaruh. Dengan penataan lokasi yang matang, diharapkan alur persembahyangan dapat berjalan tertib tanpa mengurangi kekhusyukan umat.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Yayasan Bhakti Yoga Dharma, Jro Mangku Nyoman Putra, mengatur pembagian tugas gotong royong serta melakukan diskusi koordinatif bersama Pengawas Yayasan, I Nyoman Puja.

Ketua Panitia Pelaksana menegaskan bahwa sinergi dalam ngayah ini adalah implementasi nyata dari ajaran Dharma. "Kami ingin memastikan seluruh sarana siap tepat waktu agar umat dapat melaksanakan ritual dengan tenang. Ini adalah bentuk pengabdian tulus kami untuk melayani sesama," ujarnya di sela-sela kegiatan.

Melalui kerja sama kolektif ini, Yayasan Bhakti Yoga Dharma berkomitmen menjaga tradisi spiritual tetap lestari sekaligus mempererat tali persaudaraan antar-semeton di wilayah Selemadeg Timur. (Humas/YBYD)

0 Komentar