Ratusan Umat Ikuti Upacara Penglukatan Banyu Pinaruh Ke-5 Yayasan Bhakti Yoga Dharma, Pemkab Tabanan Beri Apresiasi

Dalam sambutannya di Pantai Abian Kapas, Minggu (1/11), Ketua Yayasan Bhakti Yoga Dharma, Jro Mangku Nyoman Putra, mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak sehingga acara penglukatan dapat berjalan dengan lancar.

TABANAN, Bhaktiyogadharma.com — Ratusan umat Hindu memadati Pantai Abian Kapas, Desa Beraban, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan, pada Minggu (1/11/2026). Kehadiran mereka dalam rangka mengikuti Upacara Penglukatan Banyu Pinaruh yang diselenggarkan oleh Yayasan Bhakti Yoga Dharma.

Kegiatan spiritual ini menandai rangkaian sehari setelah Hari Suci Saraswati, yang dimaknai sebagai momentum penyucian diri sekaligus penetralan pikiran setelah sehari penuh merayakan turunnya ilmu pengetahuan suci.

Upacara ini dipuput oleh dua sulinggih, yakni Ida Pandita Mpu Dwi Kusuma Nanda dari Griya Umasari, Tangguntiti, bersama Ida Pandita Mpu dari Griya Selemadeg. Kehadiran para sulinggih menambah kesakralan jalannya ritual penglukatan.

Ketua Yayasan Bhakti Yoga Dharma, Jro Mangku Nyoman Putra, mengungkapkan bahwa ritual tahun ini merupakan penyelenggaraan kali kelima yang sukses digelar oleh pihaknya dengan partisipasi ratusan umat, "terangnya.

Peserta penglukatan Banyu Pinaruh di Pantai Abian Kapas, Desa Beraban, Kecamatan Selemadeg Timur.

Secara filosofis, Banyu Pinaruh dipahami sebagai penyucian menggunakan tirta (air suci) yang bersumber dari laut, mata air, maupun pancuran suci sebagai analogi Tirthamerta atau air kebijaksanaan. Air suci tersebut melambangkan aliran pengetahuan yang terus mengalir untuk menghanyutkan kegelapan (avidya) menuju pencerahan (jnana), sekaligus membersihkan energi negatif (mala) pada aspek sekala (lahiriah) maupun niskala (batiniah).

Pelaksanaan upacara ini turut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Tabanan. Mewakili Bupati Tabanan, Camat Selemadeg Timur I Wayan Sudarya, S.Sos., M.Si., menyatakan bahwa kegiatan keagamaan yang diinisiasi oleh Yayasan Bhakti Yoga Dharma ini selaras dengan visi pembangunan daerah, yakni Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

Acara penglukatan Banyu Pinaruh tersebut dipuput oleh Ida Pandita Mpu Dwi Kusuma Nanda dari Griya Umasari Banjar Jaketebel, Desa Tangguntiti, serta Ida Pandita Mpu Saraswati dari Bajra, Selemadeg.

Kami mengapresiasi kegiatan ini karena tidak hanya memperkuat spiritualitas umat, tetapi juga sejalan dengan upaya menjaga keharmonisan sekala dan niskala melalui implementasi program Nangun Sat Kerthi Loka Bali di wilayah Kabupaten Tabanan," ujar I Wayan Sudarya.

Rangkaian upacara ini juga dihadiri oleh jajaran penting dan tokoh masyarakat setempat, di antaranya Forkopimcam Selemadeg Timur, Anggota DPRD Tabanan I Made Muskadana, S.Sos., perwakilan PHDI, MGPSSR, PSN, Paiketan Pemangku Bhakti Yoga Dharma, Bendesa Adat Beraban, Perbekel Desa Beraban, Pesraman Kayu Manis, serta perwakilan pelajar dari SMKN 3 Tabanan dan sejumlah SMP di Selemadeg Timur.

Menutup rangkaian kegiatan, pihak Yayasan Bhakti Yoga Dharma menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak, instansi pemerintah, serta masyarakat yang telah berpartisipasi dan mendukung kelancaran upacara hingga tuntas. (Humas YBYD)

0 Komentar